Selasa, 05 Maret 2013

Cerita Dewasa Februari 2013 Malam-malam di Sawah


Aku anak SMA di sebuah sekolah swasta ibu kota. Aku anak pertama dari dua bersaudara. Dari pada adikku, aku adalah anak yang paling cantik di keluarga. Kulitku mulus dan mepunyai tinggi badan yang cukup ideal. Oleh karena keadaanku tersebut, banyak lelaki di sekolahku yang mencoba untuk mengajak kenalan dan ujung-ujungnya berpacaran ala anak ibu kota. Banyak lelaki terlalu berperilaku manis.  Aku sadar mereka begitu karena ada pamrih. Iyakecantikanku, itulah yag membuat mereka selalu baik kepadaku.

(bisnis onlinesukses dan terpercaya? menjual system bisnis online? mau? klik KLIK DISINI


Ibu kota, aku dilahirkan dan dibesarkan di kota ini. Tuhan memberikan aku kelebihan. Dengan kecantikanku, aku bisa menggaet cowok yang kaya. Maaf agak matre,,hh. Biasa hidup di kota besar aku harus begitu. Himpitan keluarga mendorongku untuk menyatu dengan kehidupan kota yang ganas ini. Karena aku mendapatkan layanan mobil mewah itu dari pacarku dari antar jemputnya.
Karena terlalu sering kami bersama, suatu keadaan memaksaku untuk kehilangan sesuatu yang berharga dari hidup ini. Malam-malam aku mengajak tanding. Begini ceritanya:
Suatu hari kami berada di suatu tempat yang sepi. Waktu itu hujan dengan lebatnya. Guyuran hujan memaksa kami berdua untuk berteduh di dalam gubuk yang agak ke dalam masuk dari jalan. Waktu itu kami sedang pulang dari luar kota untuk jalan-jalan. Akhirnya kami yang sedang naik motor Ninja kehujanan langsung berniat untuk berteduh. Malam yang dingin ditemani cahaya motor pacarku dengan perlahan menjemput kami. Sebuah gubuk tersorot oleh cahaya motor. Kami kemudian berteduh di tempat itu, karena takut kehujanan.
Gelap memanjakan kami. Betapa tidak. Tidak ada kendaraan yang lalu lalang di tempat itu. Gubuk itu cukup luas hingga ada iblis yang datang. Pikiranku kalang kabut setelah sandaranku ke dada pacarku. Aku merasakan kehangatan. Ku pancing pacarku untuk melakukan sesuatu dan akhirnya,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,, Sukses. Ku buka bajuku perlahan  setelah memastikan jalanan sepi. Malam menuntunku untuk melakukan sesuatu. Pacarku diam saja.  Aku semakin berani untuk membuka bajuku kemudian.
"Mas, Kalau engkau mau, ambil saja sekarang tidak apa. Aku rela." Begitu kataku di samping leher kanannya.
"Tetapi tidak sekarang. Tidak sekarang kita melakukan itu. Sebab aku ingin kau harus utuh sebagai gadis hingga pernikahan kita nanti. Aku ingin pernikahan kita nanti juga tak terdorong oleh keadaan yang mendesak, oleh suatu permintaan tanggung jawab olehmu. Aku juga tak ingin pernikahan hanya sebatas alat penyelamatan nama baik kita dan keluarga kita. Iya, bukan pernikahan karena kehamilanmu." 
"Lantas kau menolaknya sekarang?"
"Aku tak menolak sepenuhnya. Jujur, aku sungguh ingin melakukan perbuatan itu. Hanya saja aku menolak waktu. Aku hanya ingin melakukannya setelah ijab qabul terdengar oleh langit dan bumi."
"Hmmmm begitu ya. Sejak kapan kau berpikiran seperti itu? Aku jadi ragu terhadap cintamu."
"Sejak aku mengetahui letak dimana kehormatanmu sebagai wanita dan kekasihku. Yah, terserah dengan keraguanmu. (ambil pesan moralnya ya readers,,hhhhh)



berjualan software bisnis online? klik disini  

Komisi Virtual 2013 Bisnis Online Terpercaya


BISNIS ONLINE KOMISIVIRTUAL 2013


AYO BISNIS ONLINE PALING TERPERCAYA DAN JUJUR TAHUN 2013


DISINI menjual sebuah SISTEM BISNIS ONLINE + LISENSI REFLIKA + Buku panduan (ketiganya bisa didapat dan bisa didownload setelah menjadi member) dan masing-masing pembeli/member baru bisa menjual lagi dan disiapkan WEB siap pakai untuk promosi / berjualan melalui sebuah LISENSI (Hak kepemilikan) , berupa link replika seperti ini http://komisivirtual.com/?id=UsernameAnda.  Jika ada yang mau membeli SISTEM BISNIS ONLINE + LISENSI REFLIKA + Buku panduan melalui link replika Anda, Anda akan mendapatkan Komisi sebesar Rp 60.000,-.

Lalu bagaimana saya mendapatkan sebua LISENSI / LINK REFLIKA tersebut????

Anda cukup mendaftar sebesar Rp 95.000,- dan Anda akan mendapatkan LISENSI / LINK REPLIKA, SISTEM dan sebuah Ebook dan Anda juga memiliki Hak untuk masuk ke member Area. . . Seteah membayar kita dapat gunakan system bisnis online ini untuk dijual kembali. Inilah bisnisnya, kita grosir system dahulu, kemudian kita menjualnya kembali ke orang lain (satu kali pembelian, berjuta-juta kali kita bisa menjualnya).

Lalu bagaimana cara saya mendaftar????
Pendaftaran dapat dilakukan Klik di sini

INGAT: bacalah dahulu dengan seksama, pelajari untuk berjualan bisnis online. Sukses butuh kesabaran lho. Untuk mendaftar dapat dilakukan di paling bawah dengan mengisikan data-data yang diminta. Ingat, baca dahulu dengan teliti bisnis ini. Jika tertarik kemudian daftar dengan mengisi form pendaftarannya DISINI. 

berikut ini contoh form kunjungan yang terletak di paling bawah setelah meng-klik DISINI. Isikan seperti di bawah ini (letaknya di paling bawah, gratis kok). Kalau tertarik, boleh dilanjutkan kalau enggak juga gpp, isikan saja gratis. Kalau daftar dan melanjutkannya bisa lumayan, bisa dapat penghasilan dari bisnis online ini.

,


untuk info lebih lanjut dapat di baca di  SINI /. Oke selamat membaca dan salam sukses dari kami.

Senin, 04 Maret 2013

Cerita Dewasa Februari Maret 2013



"Maaf mas, aku tak bisa," begitu Rianti menolak keinginan suaminya di waktu malam.
"Ririn, aku kan suamimu," suaminya mengingatkannya.
"Aku tahu. Tapi maaf mas, cukup sampai di sini saja. Aku sadar, walau aku masih tetap melayanimu malam ini, tetap akan mustahil."
"Tapi tidak ada salahnya kan kita tetap mencoba. Aku tak akan menyerah Rin, ayolah!"
Ririn terdiam di kursi dekat pintu. Suaminya mendekatinya perlahan, kemudian membelai rambutnya. Tetesan air mata Ririn mulai berjatuhan ke roknya yang kusut karena ulah suaminya barusan. Ririn menyadari hal menolak ajakan suami yang syah oleh agama adalah sebuah dosa. Dirinya menyadari akan dosa itu, karena tidak ada halangan malam itu. Iya dirinya tidak sedang haid. Tapi apa dikata, penolakan itu dilakukan kaena hatinya semenjak seminggu kemarin mulai rapuh oleh keadaan. Malam itu, mungkin bisa dianggap sebagai hari pembalasan akan sakit hatinya.

(mau bisnis online?? PASTI SUKSES klik DISINI atau DISINI SAJA)
"Aku iya mas. Aku menyerah. Aku menyerah dengan keadaan ini. Lebih baik mas cari yang lain. Bukankah ibu menyarankan hal itu kan, mas?" 
"Tidak Ririn. Aku sudah berjanji dulu, aku tak akan meninggalkanmu kecuali kematian yang memisahkan kita."
"Kamu tak bahagia dengan pernikahan ini mas."
"Hmmm kata siapa? Aku bahagia."
"Bohong. Itu hanya sekadar kata-kata."
"Ririn," suaminya menyebut nama Ririn kembali. Kali ini ucapan itu terdengar memancing hasrat, persis di samping telinga. "Aku akan tetap mencintaimu, bagaimanapun keadaannya."
Ririn paham kata-kata itu, dan ucapan itu terdengar lagi malam itu. Pertama kali kalimat itu terucap oleh suaminya saat dirinya dan suaminya masih berpacaran. Saat itu dunia menyaksikan dua sejoli di antara belahan batu di bawah jembatan. Cerita panas waktu itu hanya seperti mimpi, diterbangkan khayalan. Ririn di setiap mendengar kalimat itu, pastilah kemudian terbawa rayuan. Layaknya hipnotis, Ririn akan menyerahkan semuanya termasuk dulu ketika kegadisannya mulai hilang hanya karena kata-kata itu. Namun berbeda dengan malam itu, tekadnya telah bulat untuk menghindari, bahkan berterus terang menolaknya.
"Maaf mas, hormati keputusanku," Ririn menghindar. 
"Apa salahku? Aku mencintaimu, Rin."
 "Keberadaanku di sini tidak membawa kebahagiaan bagi seisi rumah ini mas. Dan aku tahu, itu karena aku. Karena kemandulanku ini."
"Tidan Ririn. Aku bahagia," kalimat itu terucap kembali.
"Mamamu? Papamu? Apa mereka bahagia. Mereka juga ingin meminang cucu mas. Dan kalau hal ini dibiarkan, cita-cita mereka akan hilang. Mas anak tunggal, tak akan mungkin kalau hanya mengandalkanku."
"Lantas maumu?"
"Ceraikan aku! Dan cari penggantinya."
Suaminya kaget mendengar kata-kata itu. Dilepaskannya belaian dari rambut Ririn.
"Rin, aku mencintaimu. Aku tidak akan meninggalkanmu,itu sudah janjiku dulu. Kita bisa mengadopsi anak bukan?"
"Mas, tak semudah itu. Mama dan papamu pasti akan menuntut. Bukan hanya sebatas meminang cucu mas. Tapi seandainya pernikahan ini dipertahankan sampai garis kematian,  garis keturunan mama dan papa hanya akan  berhenti sampai kamu mas. Itu artinya........."
 "Sudah Ririn sayangku, aku akan menepati janjimu. Di dunia ini hanya engkau yang aku sayang, hanya kamu Ririn."
"Cukup mas. Kebahagian tak hanya cukup oleh janji dan pemenuhannya. Okelah, terima kasih atas janjimu itu. Dan aku ikhlas jika kamu mencabut janji-janjimu itu. Aku bersumpah, sampai kapanpun aku tak akan menagih janji-janjimu itu lagi. Iya mulai detik ini mas." 
Suaminya tidak berkomentar. Hasrat malam itu dengan cepatnya hilang. Dirinya tak berani lagi merayu Ririn malam itu. Memaksapun dirinya tak tega, karena berhubungan dengan paksaan pastinya tak akan memberikan kenikmatan. Dilangkahkan kakinya menuju pintu, berniat untuk tidur di sofa kamar tamu. Empat langkah lima langkah terlalui, terdengar ucapan permohonan serius dari Ririn.
"Maafkan aku mas!"
Suaminya menoleh dan kemudian mengangguk lemas. Ririn memandangi suaminya keluar hingga yang dipandangi tertelan oleh pintu yang ditutup dari luar. Ririn menangis. Cintanya tak semulus dengan apa yang dibayangkan sebelumnya. Namun demi cinta, dia telah bertekad untuk mendaftar ke pengadilan agama hari esoknya. Cerai harus dilakukan, harus dilakukan agar yang dicintainya memperoleh bahagia. 
"Aku rela mas, kamu jadi milik orang lain. Asal kamu bahagia."
Mata Ririn mengambang lagi. Tak lama tangis terdengar sedu berlomba dengan gemericik hujan. Suara itu menemani Ririn bermain cinta sendirian malam itu. hiks hiks hiks........ (ada yang mau nemenin? hhhhhh)

 BISNIS ONLINE, MAU? klik disini atau disini saja